Diberdayakan oleh Blogger.

Niatnya Membongkar ‪#‎PapaMintaSaham‬ Yang Terbongkar Malah ‪#‎PapaMenangCurang‬

Jumat, 04 Desember 2015


Pada awalnya mereka menggebu-gebu dan setiap hari lewat 'media milik mereka' dan pasukan sosial media menekan dan mendesak MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan)  untuk mensidangkan kasus SN. Lewat hestek #papahmintasaham, SN sudah jadi terdakwa dan tervonis: bersalah!

Merekapun mendesak dan ngotot sidang MKD dilakukan secara terbuka, demi transparansi (dan ingin menelanjangi tervonis) di depan publik. Mereka minta rekaman diputar.

Dan, ketika kemudian bukti rekaman secara menyeluruh dibuka MKD (bukan rekaman yang sepotong-potong yang selama ini beredar), ehhhh, muncullah "fakta" baru yang lebih dahsyat dari sekedar "papa minta saham", yaitu: kecurangan pilpres...

Menteri Sudirman mungkin tak peduli dengan situasi ini, bukan urusan dia soal 'kecurangan pilpres'. Tapi, di atasnya beliau ini ada beliau lainnya yang bisa jadi blingsatan...

Niatnya membongkar ‪#‎PapaMintaSaham‬... yang terbongkar malah ‪#‎PapaMenangCurang‬...
Niatanya 'membongkar' malah 'terbongkar'.

Terimakasih pada masyarakat yang meminta ‪#‎sidangterbukaMKD‬.

Dan akhirnya waktu membuktikan kejujuran dan kebenaran Novela Nawipa, saksi dari Papua saat Sidang Sengketa Pilpres MK yang dulu dibully dan jadi bahan tertawaan.

Time will tell... Becik ketitik, ala ketara.

BERITA INI TAK AKAN DIPUBLIKASIKAN OLEH MEDIA BARAT - MEDIA SEKULER DAN PARA PEMBENCI PEMERINTAH KERAJAAN ARAB SAUDI

Selasa, 15 September 2015


Atas perintah raja Salman Bin Abdul Aziz Hafidzahullah selaku pelayan dua tanah suci (al Haramain), bahwa pemerintah kerajaan Arab Saudi akan memberikan bantuan kepada para korban meninggal dan terluka pada peristiwa jatuhnya alat berat craine tanggal 11 Dzulqo'dah 1436 H di Masjidl Haram. Diantara bantuan yang akan diberikan adalah sebagai berikut :
1. Memberikan bantuan sebesar 1.000.000 SR ( kisaran 3.8 M Rupiah ) kepada setiap keluarga korban yang wafat pada kejadian ini.
صرف مبلغ مليون ريال لذوي كل شهيد توفاه ـ الله سبحانه وتعالى ـ في هذه الحادثة
2. Memberikan bantuan sebesar 1.000.000 SR ( kisaran 3.8 M Rupiah ) kepada para korban yang cacat seumur hidup.
صرف مبلغ مليون ريال لكل مصاب بإصابة بالغة نتج عنها إعاقة دائمة
3. Memberikan bantuan sebesar 500.000 SR (kisaran 1.9 M Rupiah ) kepada setiap korban yang tidak wafat (terluka).
صرف مبلغ ( خمسمائة ألف ريال ) لكل واحد من المصابين الآخرين
Beliau Hafidzahullah juga menjelaskan bahwa semua bantuan ini tidak akan diberikan kecuali kepada mereka yang berhak (dari keluarga korban) setelah melapor kepada bagian khusus yang mengurusi. Tentu dalam perihal ini tidak lain demi menjaga amanah dan agar bantuan ini tersampaikan kepada yang benar benar berhak menerimanya.
Atas perintah Raja Salman Bin Abdul Aziz Hafidzahullah bahwa pemerintahan kerajaan Arab Saudi juga akan memberikan bantuan bantuan lain. Bantuan tersebut adalah :
1. Menghajikan 2 orang dari keluarga korban yang wafat sebagai tamu kehormatan kerajaan pada musim haji tahun 1437 H ( tahun depan).
باستضافة اثنين من ذوي كل متوفى من حجاج الخارج ضمن ضيوف خادم الحرمين الشريفين لحج عام 1437 هـ
2. Memberikan keleluasaan untuk menyempurnakan haji di tahun berikutnya bagi korban yang tidak bisa melaksanakan haji pada tahun ini. Sebagai tamu kehormatan kerajaan pada musim haji 1437 H (tahun depan).
تمكين من لم تمكنه ظروفه الصحية من المصابين من استكمال مناسك حج هذا العام من معاودة أداء الحج عام 1437 هـ ضمن ضيوف خادم الحرمين الشريفين
3. Dan memberikan visa kunjungan khusus kepada keluarga korban untuk mengunjungi / merawat korban yang masih menetap di rumah sakit selama periode yang tersisa dari musim haji tahun ini. Dan pula visa kembali ke negaranya.
ومنح ذوي المصابين الذين يتطلب الأمر بقاءهم في المستشفيات تأشيرات زيارة خاصة لزيارتهم والاعتناء بهم خلال الفترة المتبقية من موسم حج هذا العام والعودة إلى بلادهم
Untuk informasi secara detail bagi yang bisa berbahasa arab lebih jelasnya langsung membaca kabar berita ini pada link berikut :
Inilah sekilas pemberitahuan mengenai kebaikan dan perhatian pemerintah kerajaan Arab Saudi kepada korban yang wafat dan terluka pada musibah ini.
Semoga Allah ta'ala senantiasa menambah keberkahan pada negri ini dan kepada raja Salman Bin Abdul Aziz Hafidzahullah beserta keluarganya.
Dan semoga Allah ta'ala memberikan kekuatan dan kesabaran bagi keluarga korban yang ditinggal. Menerima segala amal sholih para jamaah haji yang wafat, mengampuni segala khilaf, dosa dan kesalahan serta memasukkan mereka ke dalam Surga firdausi-Nya.
Semoga korban yang masih sakit pula segera lekas diberi kesembuhan hingga sehat wal afiat dan pulih kembali sedia kala. Aamiin ya Rabbal Aalamiin...
‪#‎Diterjemahkan‬ secara bebas dengan sedikit penyesuaian bahasa dan penambahan penjelasan agar mudah untuk difahami.
Penghujung malam kota nabi al Madinah al Munawwaroh. Akhukum fillah Afza Fajri Khatami Masyhadi melaporkan @Afkm_
___________________________________________________
Madinah I Selasa 2 Dzulhijjah1436 H / 15 September 2015 M

BANGKITNYA "MUSTAFA KEMAL ATATURK" VERSI INDONESIA...!

Selasa, 18 Agustus 2015


1. Bapak turki (Ataturk) telah mati, terbujur, busuk. Dia sdg menanti sahabat-sahabatnya dari Indonesia. Siapakah dia?
2. MUSTAFA Kamal Ataturk adalah penggagas Republik Turki. Ia didapuk sebagai pemimpin revolusi, negarawan dan Presiden Turki yang pertama.
3. Ataturk pula yang memindahkan ibu negara Turki dari Istanbul ke Angora yang kini dikenali sebagai Ankara.
4. Mustafa Kamal telah membentuk semula aspek kehidupan rakyat Turki agar sesuai dengan tuntutan ideologi Kemalist.
5. Ideologi ini bertujuan membawa Turki ke arah negara modern, demokratik dan negara sekular. Padahal Islam mayoritas.
6. Ia mengganti azan kedalam bhs turki, lagu quran jadi lagu turki, bhs arab dihapus, kata syariah dihilangkan, dll.
7. Beda tipis lah sama antek Jokowi saat ini yg coba2 baca quran lagu jawa dan si ucup yg mau ganti kata2 syariah.
8. Bahkan walisongo yg membumikan cara penyebaran Islampun TIDAK BERANI melagukan quran dg logat jawa.
9. Keberanian si lukman (Menteri Agama -red) yg mengatakan ini adalah idenya, akankah penjilat yg menukar agama dg harga yg murah?
10. Ataturk memerintah dari tahun 1918 hingga 1934. Di saat kematiannya, ada beberapa penyakit kepadanya, di antara ialah:
11. Penyakit kulit bernanah dari kepala hingga kaki, Sakit jantung aneh, darah tinggi yg memecahkan otak, Panas tinggi sepanjang waktu.
12. Pada 9 November 1938, ia pingsan sekali lagi selama 36 jam dan akhirnya meninggal dunia secara mengenaskan.
13. Sewaktu ia meninggal, konon tidak seorang pun yang memandi, mengafani dan menshalatkannya.
14. Mayatnya diawetkan selama 9 hari 9 malam, sehingga adik perempuannya datang meminta ulama-ulama Turki mengurusnya
15. Menurut banyak sumber, ketika dibawa ke pemakaman, mayatnya tidak mau masuk ke liang lahat.
16. Disebabkan putus asa, akhirnya orang-orang yang menguburkan mayatnya mengawetkan mayat Ataturk sekali lagi dan dimasukkan ke museum.
17. Musium itu diberi nama EtnaGrafi di Ankara dan mayat busuk ataturk itu selama 15 tahun atau sampai tahun 1953 berada disana.
18. Setelah 15 tahun mayatnya kembali hendak dikuburkan, namun masih juga susah. Akhirnya, jenazahnya dibawa ke satu bukit.
19. Disana mayat itu ditanam dalam satu bangunan marmer yang beratnya 44 ton. Mayatnya dikubur di celah-celah batu marmer.
20. Namun MUSTAFA Kamal Ataturk sebentar lagi tak sendirian. Akan banyak temannya dari Indonesia. Merekalah para pengusung pluralisme.
21. Mereka itu berencana mengapus kolom agama di ktp, mencabut skb 3 menteri ttg pendirian rmh ibadah.
22. Mereka juga mencabut tap mpr xxv/1966 ttg pki dan bagian dari mereka juga kini menggodok doa yg katanya menimbulkan masalah.
23. Doa yg seperti apa? Aneh sekali. Bahkan disebutkan karena ada keluhan umat agama lain. Makin aneh.
24. Mungkin sebentar lagi larangan azan dengan pengeras suara, sebagaimana ataturk telah melarang azan di turki.
25. Kini, Ataturk tengah menanti sahabat-sahabatnya dari Indonesia. Selamat. Kami menanti kematianmu dan meletakkanmu di museum.
26. Publik menolak. Ulama teriak. Dai berkomentar. Masyarakat tak terima. Medsos ramai. tes ombak ternyata gagal.
27. Buru-buru klarifikasi. Maksudnya bukan begitu. Itu gak benar. Bla bla bla. Inilah cara lama. Ini benar-benar basi!
28. Pesan kami, jangan coba-coba pancing kemarahan umat. DIKTATOR MINORITAS LIBERAL yg skrg tampil akan berumur pendek jika begitu.
29. Ataturk-ataturk baru kini bermunculan. Penuh harap umur mereka 5 tahun saja. Bahkan kurang dari itu bila mungkin.
30. Indonesia tempat dimana ribuan bahasa, dialek, hewan, tumbuhan, suku, adalah negeri singgahnya utusan Nabi, negeri para wali.
31. Indonesia juga tempat harmonisasi contoh dunia dimana katolik, protestan, hindu, budha harmonis bersama 230an JUTA muslim.
32. Indonesia, negeri para wali, saat ini tengah rawan-rawannya dikeroyok begundal ekonom tak tau diri, perkaya diri tanpa hiraukan generasi.
33. Indonesia, negeri para wali, saat ini menjadi sasaran amerika dg penempatan pangkalan militer yang membuat bulu kuduk berdiri.
34. Indonesia, negeri para wali, jadi sasaran israel dg melibatkan bank asing, media, tawaran kk, makanan, pakaian, aneka produk yahudi.
35. Indonesia, negeri para wali, dimana anak2 mengaji, masjid tumpahruah, damai, tentram, harmonis bersama umat2 lain, saling menghargai.
36. Biarkan kami damai seperti ini wahai para begendal tak tau diri! Jgn pancing kemarahan kami yg nanti akan lupa akan kelemahan diri.
37. Ataukah kalian menanti akan jadi teman MUSTAFA Kamal Ataturk, membusuk, terkutuk? Wasalam

*******************************************
Para antek dan pengusung Islam nusantara akankah kalian mau seperti ini?
bertobatlah, mumpung masih ada waktu.!!

Ketika Orang Kristen Menyiksa Siapa Pun Mengaku Muslim

Sabtu, 08 Agustus 2015


Pada tanggal 2 Januari 1492, cardinal Devider telah memasang salib di atas Istana Hamra; istana kerajaan Nashiriyah di Spanyol. Tujuannya berbuat demikian ialah sebagai bentuk proklamasi atas berakhirnya pemerintahan Islam di Spanyol.
Dengan berakhirnya pemerintahan Islam ini berarti saat itu lenyaplah peradaban besar yang pernah dikembangkan oleh Islam di eropa selama abad pertengahan. Kaum salib yang saat itu menang perang yang awalnya mereka melakukan kerjasama dengan pemerintahan Islam, beralih berusaha untuk menghancurkan kaum muslimin dan peradabannya.
Kaum muslimin dilarang menganut Islam, dan dipaksa untuk murtad. Begitu juga mereka tidak boleh menggunakan bahasa arab, siapa yang menentang perintah itu akan dibakar hidup hidup setelah disiksa dengan berbagai cara.
Beginilah selesai riwayat hidup berjuta juta kaum muslimin di Spanyol, tak ada seorang muslim yang tinggal yang tampil dengan agamanya saat itu.
Setelah empat abad dari kejatuhan Islam di Spanyol, Napoleon telah mengirim sepasukan tentara angkatan perang dan mengeluarkan satu instruksi tahun 1808 supaya menghapuskan dewan dewan mahkamah luar biasa (Dewan pengadilan dan pemberi hukuman) di Spanyol.
Berkata seorang panglima Prancis ; “ Kami pimpin satu angkatan bersenjata hendak menyelidiki satu gereja yang kami dengar disitu ada mahkamah luar biasa. Tapi kami disana tak menemui apapun, kami periksa semua kamar penyiksaan dan kami selidiki seluruh kawasan gereja, lorong lorong dan tabirnya, tak ada tanda tanda adanya mahkamah luar biasa. Hampir kami putus asa dan nyaris kami meninggalkan tempat itu. Dan saat itu pula ada seorang pendeta bersumpah untuk menguatkan kebenaran yang dikatakannya bahwa tuduhan terhadap gereja itu adalah tuduhan kosong belaka. Dan ketua mereka pun menegaskan bahwa pengikut pengikutnya tidak ada yang terlibat dengan masalah itu.
Dan dengan nada yang lembut dan menunduk serta linangan air matanya para pendeta mempersilahkan kami keluar dari situ. Tapi salah satu letnan kami , Letnan De lael menahan saya dengan berkata,”Maaf dan izinkan saya mengatakan bahwa tugas kita belum selesai”. Lantas kujawab, “Kita periksa sekeliling gereja ini, tapi tidak kita jumpai dengan suatu yang mencurigakan.” Kemudian kutanya kepada letnan,”Apa yang engkau maksudkan?” maka jawab letnan,” Saya mau periksa dibawah lantai kamar ini, sebab hati saya merasa seakan akan ada rahasia dibawahnya.”
Waktu itu para pendeta tadi terlihat sangat gelisah karena kami belum beranjak pergi, lantas saya izinkan para komandan untuk memeriksa, dan ketika itu kami perintahkan para tentara untuk menyingkap permadani di lantai dan diperintahkan menuangkan air sebanyak banyaknya di setiap kamar. Tiba tiba tampaklah pada salah satu kamar itu airnya meresap kebawah. Letnan De Lael bertepuk tangan tertawa sambil berkata,”Inikah pintunya? Lihatlah ! kami semua lihat dan ternyata ada pintu yang bisa dibuka.
Rupanya setiap sambungan lantai kamar itu dapat dibuka secara rahasia; yaitu dengan satu alat kecil yang terletak di kaki meja ketua gereja. Para tentara pun memulai memecahkan pintu itu dengan bayonet , waktu itu wajah pendeta pun menjadi pucat karena rahasia mereka pasti terbongkar.
Ketika pintu itu dibuka, tampaklah kepada kami satu tangga yang bisa turun sampai ke dasar ruangan bawah tanah. Sayapun turun dan pergi menghampiri satu batang lilin besar yang panjangnya lebih kurang satu meter. Lilin itu menyala di hadapan satu gambar besar terpampang lukisan bekas pimpinan ketua Mahkamah Luar Biasa itu. Saya cuma menghampiri saja, lalu seorang pendeta Kristen memegang bahu saya sambil berkata,”Hai anakku jangan kau pegang lilin itu, tangan kau kotor dengan darah pembunuhan, sedangkan lilin itu sangat kudus sekali.” Lalu saya katakan kepadanya,”Masak saya tidak boleh menyentuhnya, bukankah lilin ini kau basahi dengan darah orang orang baik? Nanti kita lihat siapa yang mengotorkan dari kalangan kita ini dan siapa yang pembunuh sebenarnya.”
Kemudian saya turun melalui tangga itu dan terus diikuti oleh para tentara dengan pedang pedang yang terhunus. Lalu sampailah kami ke suatu pojok, dan disitu kami lihat ada satu kamar besar bersegi empat, disitulah dewan mahkamah bersidang, yang ditengah tengahnya terdapat lantai marmer. Di tangga itulah terdapat belenggu besar yang memakai rantai untuk mengikat orang orang hukuman. Dan di hadapan tangga itu pula terletak satu podium yang diduduki oleh ketua mahkamah dan para hakim untuk menghukum orang orang tak berdosa itu.
Setelah itu kami menuju pula ke suatu kamar besar dan panjang yang rupanya adalah tempat penyiksaan. Di situ saya melihat banyak benda benda yang menyeramkan dan membuat bulu bergidik sepanjang hidup saya. Saya melihat lubang lubang kecil sebesar tubuh manusia. Ada bentuk sempit dan tinggi, dan ada yang sempit tapi rendah. Di dalam petak petak itulah dikurungnya tawanan sambil berdiri sepanjang hidup dan sampai meninggal di situ. Dan mayat mayat orang tawanan itu dibiarkan hancur di situ, berulat dan hingga gugur dagingnya dan tulang tulangnya. Dan untuk mengurangi bau busuk dibuatkannya sebuah lubang ke udara luar.
Saya lihat dalam kamar itu juga ada tubuh tubuh manusia yang masih terikat dengan rantai. Orang orang kurungan itu ada lelaki dan wanita dari berbagai tingkatan umur, antara 14 tahun hingga 70 an tahun. Ketika itu sempat kami bebaskan beberapa orang tawanan yang masih hidup. Kami pecahkan belenggu belenggunya, orang orang yang masih hidup cenderung sekarat, sementara yang lain ada yang sudah menjadi gila, karena terlalu berat siksaannya. Dan tawanan tawanan tersebut seluruhnya telanjang, sehingga tentara kami yang hendak mengeluarkan mereka terpaksa memberi kain untuk menutupi tubuhnya. Kami iringi tawanan itu perlahan lahan ke tempat terang agar tidak merusakkan pandangan mata mereka. Mereka teriak gembira dan merangkul tentara yang membebaskannya dari siksaan tersebut.
Kemudian kami pindah ke ruangan lainnya, dan kami lihat beberapa keadaan yang menyeramkan, kami lihat ada alat alat penyiksaan seperti alat pematah tulang dan alat pengoyak badan. Mereka dimulai dengan membelah kaki, dicabutnya tulang, dibelah dada dan diambilnya tulang. Dibelah kepala dan tangan serta diambil tulang sedikit sedikit hingga hancurlah semuanya. Demikianlah diperlakukan terhadap orang orang yang teraniaya itu.
Dan kami lihat juga satu peti sebesar kepala manusia. Disitulah diletakkannya kepala orang yang hendak disiksa. Dimana setelah ia diikat kaki, tangan dengan rantai sehingga tidak dapat bergerak. Dan diatas peti itu dibuatnya satu lubang untuk menetes air secara teratur ke atas kepala orang yang di siksa itu. Akibat siksaan jenis ini banyak orang menjadi gila dan dibiarkan sedemikian hingga tawanan tewas.
Satu lagi alat penyiksaan ialah satu kotak yang dipasang mata pisau yang tajam. Mereka campakkan orang orang muda ke dalam kotak ini, bila dihempaskan pintu maka terkoyaklah badan yang disiksa tersebut.
Disamping itu ada mata kail yang menusuk lidah dan tersentak keluar, dan ada pula yang disangkutkan ke payudara wanita, lalu ditarik dengan kuat sehingga payudara tersebut terkoyak dan putus karena tajamnya benda benda tersebut.
Nasib wanita dalam siksaan ini sama saja dengan nasib laki laki, mereka ditelanjangi dan tak terhindar dari siksaan.
Cara cara penyiksaan wanita yang lain tidaklah saya bisa gambarkan, karena tempat tempat sensitif ditubuh wanita yang disiksa, dan cara cara yang sadis dan kotor yang dilakukan membuat saya malu untuk menuliskannya.

Penyiksaan ini dilakukan terhadap orang orang yang menentang kristenisasi. Mereka lakukan penyiksaan tersebut karena para tawanan  tersebut tetap berpendirian dan tetap mengatakan bahwa mereka Muslimin.
– Petikan dari buku At Ta’asub Wat Tasamuh, Syaikh Muhammad Al Ghazali (hal 311-318)

ERA MUSLIM 

Perang Asimetris (Sebagai info dan renungan bangsa Indonesia)

Minggu, 28 Juni 2015


■ Perang Asimetris merupakan metode peperangan gaya baru secara non militer, tetapi memiliki daya hancur tidak kalah hebat bahkan dampaknya lebih dahsyat dari perang militer.
◆ Sasaran Perang Asimetris ini ada tiga :
1. Membelokkan sistem sebuah negara sesuai arah kepentingan kolonialisme/kapitalisme.
2. Melemahkan ideologi serta mengubah pola pikir rakyat.
3. Menghancurkan 'food security' (ketahanan pangan) dan 'energy security' (jaminan pasokan dan ketahanan energi) sebuah bangsa, selanjutnya menciptakan ketergantungan negara target terhadap negara lain dalam hal 'food and energy security'.
◆ Bentuk "Perang Asimetris" diantaranya melalui "mengubah kebijakan negara sasaran" dengan ciri non kekerasan.
● Pertanyaannya kini, “Bagaimana modus Perang Asimetris yang sering dilakukan oleh Cina?”
◆ Sejak reformasinya, Cina mengalami masa transformasi dan konvergensi ke arah kapitalisme yang melahirkan 'One Country and Two System', yakni sistem negara dengan elaborasi ideologi sosialis/komunis dan kapitalis.
* Dengan kata lain, model perekonomian boleh saja bebas sebagaimana kapitalisme berpola mengurai pasar, namun secara politis tetap dalam kontrol negara cq Partai Komunis Cina.
* Artinya, para pengusaha boleh didepan membuka ladang-ladang usaha diluar negeri, tetapi ada 'back up' militer (negara) dibelakangnya.
◆ Itulah titik poin konsepsi 'One Country and Two System' yang kini tengah dijalankan oleh Cina di berbagai belahan dunia.
◆ Ciri lain Cina dalam menerapkan reformasi politiknya, jika kedalam gunakan "pendekatan Naga" terhadap rakyatnya, sangat keras, tegas, bahkan tanpa kompromi demi stabilitas internal negeri. Sebaliknya ketika Cina melangkahkan kaki keluar, tata cara diubah menerapkan "pendekatan Panda" (simpatik), dalam bentuk :
* Menebar investasi atau “bantuan dan hibah” dalam wujud pembangunan gedung-gedung, infrastruktur dan lainnya, sudah barang tentu dengan persyaratan “tersirat” -nya yang mengikat.
◆ Pendekatan Panda merupakan ruh atau jiwa pada model "perang asimetris" yang sering dikerjakan oleh Cina.
■ 'Turnkey Project Management', adalah sebuah model "investasi asing" yang ditawarkan dan disyaratkan oleh Cina kepada negara peminta dengan “sistem satu paket,” artinya :
* Mulai dari 'top management', pendanaan, materiil dan mesin, tenaga ahli, bahkan metode dan tenaga (kuli) kasarnya di 'dropping' dari Cina.
◆ Modus Turnkey Project ini relatif sukses dijalankan di Afrika sehingga warganya migrasi besar-besaran bahkan tak sedikit yang menikah dengan penduduk lokal. Mereka menganggap Afrika kini sebagai tanah airnya kedua.
● Beberapa investasi Cina di Indonesia, sebenarnya telah menerapkan modus ini. Memang bukan barang baru, karena sejak dulu sudah berjalan antara lain :
● Pembangunan pembangkit tenaga listrik di Purwakarta, hampir semua tenaga kerja mulai dari direksi hingga kuli bangunan didatangkan dari negeri Cina.
● Demikian juga yang akan terjadi di Medan, Cina membawa sekitar 50.000 orang tenaga kerjanya dari Cina.
● Bila investasinya di Medan saja mendatangkan sekitar 50.000-an orang, lalu berapa warga lagi bakal migrasi melalui investasi Cina pada 24 pelabuhan laut, 14 pelabuhan udara dan sekitar 8000-an Km jalur Kereta Api di Indonesia, selain rencana mempererat hubungan bilateral Cina - Indonesia menargetkan pertukaran sepuluh juta warganya dalam berbagai bidang pada dekade 2020 an nanti?
◆ Rencana tersebut tentu berpeluang menimbulkan persaingan budaya antara warga Cina dengan pribumi. Bisa terjadi pertarungan untuk mempertahankan siapa lebih dominan, mengingat jumlah 10 juta jiwa itu bukan sedikit.
◆ Bila dikaitkan dengan pemahaman "Perang Asimetris" dan kebijakan "One County and Two System" nya, maka "Turnkey Projek Manajement", pada hakekatnya merupakan "Perang Asimetris" sebagai strategi Cina untuk menguasai Indonesia secara non militer.
* Secara perlahan memasukkan warganya ke Indonesia, ke mudian mendesak keluar warga pribumi Indonesia pada peran di sektor-sektor strategis di Indonesia diganti warga Cina, hingga akhirnya, pemilik Indonesia bukanlah orang-orang keturunan nusantara, tetapi orang-orang Cina.
■ Pertanyaan sederhana :
* Apakah Pemerintah tidak mengetahui Skenario ini sebagai Ancaman Negara atau justru merupakan bagian dari Skenario ini ?
◆ Jawabannya adalah :
* 'Let them think, let them decide' (biarlah rakyat berfikir dan biarkan rakyat memutuskan) dalam menilainya sebagai "pemilik kedaulatan" dan "pemberi "mandat".
! Info dari Banten dan Papua
Di Bayah, Provinsi Banten, menurut kesaksian seorang karyawan yang masih bekerja disana, sudah beberapa bulan ini tengah dikerjakan suatu proyek infrastruktur besar dimana para pekerjanya didatangkan langsung dari China.
“Para pekerjanya orang-orang China. Tapi heran saya, orang-orang itu sepertinya tidak berpendidikan, jorok-jorok. Maaf, buang air besar saja sembarangan. Tidak bisa berbahasa Indonesia, tidak bisa baca tulis. Sepertinya, mereka ini dari golongan masyarakat paling bawah di RRC sana dan dikirim ke sini,” ujar sumber Eramuslim.
Ketika ditanya apakah para pekerja kasar itu akan dikembalikan ke RRC, negeri tempat asalnya, setelah proyek ini berakhir, narasumber eramuslim yang dekat dengan petinggi proyek itu menggelengkan kepala.
“Belum tahu, tapi sepertinya tidak. RRC itu surplus penduduk, dan sepertinya mereka sengaja mengekspor orang-orangnya yang tidak berpendidikan ke Indonesia untuk nanti bisa tinggal disini. Saya sedih melihat kelakuan pejabat-pejabat kita yang sama sekali tidak punya rasa nasionalismenya sekarang ini…”.
Papua Diserbu Tenaga Kerja China
Ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China didatangkan untuk bekerja di Pabrik Semen Maruni, Distrik Manokwari Selatan. Jumlahnya sudah ratusan, tidak pakai visa tenaga kerja asing, semua visa wisata, sementara yang dipulangkan karena paspornya bermasalah. Jadi pemicu konflik di masyarakat lokal Papua, sebab sampai pekerjaan kasar seperti buruh bangunan juga asli dari China. (Baca: Kedatangan (Serbuan) Tenaga kerja China Picu Konflik Di Papua).
Itu baru di Banten dan Papua. Belum lagi di banyak daerah. Sebab itu jangan heran jika sekarang ini dimana-mana banyak berkeliaran orang-orang Cina. Rekayasa demografi sepertinya tengah terjadi di Indonesia yang akan menyingkirkan kaum pribuminya. Sayangnya, hal ini malah berjalan dibawah restu rezim sekarang. Akankah anak bangsa akan terus asyik menggosok batu akik.

Ayo Bekukan (Pecat) Menpora

Jumat, 19 Juni 2015


Target 72-79 medali emas yang ditetapkan Kemenpora untuk kontingen Indonesia di ajang SEA Games 2015 tak tercapai. Padahal dengan target ini akan membuat Indonesia berada di posisi kedua pada akhir klasemen SEA Games 2015 yang digelar di Singapura.

Nyatanya, alih-alih mendekati target, Indonesia secara umum hanya mampu mengumpulkan 47 medali emas, jauh dari sasaran. Secara total, Indonesia meraih 182 medali. Selain emas, Indonesia mengumpulkan 61 perak, dan 74 perunggu. Hasil ini membuat Indonesia cuma duduk di posisi lima.

Tak cuma gagal meraih target, prestasi Indonesia di SEA Games 2015 ini turun dibanding pencapaian SEA Games sebelumnya. Pada SEA Games 2013 yang digelar di Myanmar, Indonesia berada di peringkat 4 dengan total perolehan 260 medali: 65 emas, 84 perak, 111 perunggu.

Atas jebloknya prestasi Indonesia ini, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyatakan akan bertanggung jawab.

“Saya akan bertanggung jawab apa saja yang nanti akan dievaluasi, mungkin mulai dari model perekrutannya, sistem penjenjangannya, degradasipromosinya, atau koordinasi antar stakeholder olahraga,” kata Menpora, di Tangerang, Banten, Rabu (17/6) lalu, seperti dilansir koran-sindo

Apakah bentuk tanggungjawabnya Menpora akan mundur? Karena, seperti kata Presiden Jokowi: Buat apa ikut Event Internasional tapi tanpa prestasi?

"Apakah kita hanya ingin ikut event internasional atau ingin prestasi? Kalau hanya ingin event internasional tapi selalu kalah, kebanggaan kita di mana?" kata Presiden Jokowi pada 30 Mei 2015saat mendukung langkah Menpora membekukan PSSI.

Jadi kalau rezim ini konsisten dengan apa yang diomongkan, Menpora harusnya dibekukan alias mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban.

***************************************************************************
Belum lagi masalah sepak bola yang tidak kunjung selesai. MENPORA makin kebingungan.

Apa bukti Menpora mulai melunak soal PSSI? Salah satu buktinya, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang dipimpin Imam Nahrawi itu setuju untuk bertemu dengan PSSI dalam waktu dekat. Kejadian ini wajar jika publik menilai Kemenpora mulai melunak dalam menyikapi masalah persepakbolaan. Atau juga, semua ini terjadi karena Imam Nahrawi sudah dilanda kebingungan mengelola persepakbolaan Indonesia.

Dilansir JPPN (20/6), Deputi V Kemenpora, Gatot S Dewa Broto mengatakan, kemungkinan pertemuan dengan PSSI akan dilakukan Selasa (23/6) mendatang. Tapi, itu baru menjadi pertemuan perdana.

"Pertemuan yang nanti digelar 23 Juni sifatnya hanya entry point saja. Secara teknis mungkin masih diperlukan beberapa pertemuan-pertemuan lebih lanjut," katanya saat ditemui di Kemenpora, Jumat (19/6) malam.

Gatot bahkan menyebut pertemuan antara Kemenpora dan PSSI ibarat orang akan menikah. Sebab, butuh lebih dari satu pertemuan untuk mencapai kesepakatan.

Langkah Kemenpora yang melunak ini tak lepas dari campur tangan Komisi X DPR RI. Komisi di DPR yang membidangi olah raga itu memberi tenggat waktu agar Kemenpora bertemu PSSI sebelum 24 Juni.

Selama ini, PSSI mengaku tak mau diintervensi pemerintah. Ironisnya, PSSI  memohon kepada lembaga negara lainnya untuk menekan Kemenpora agar mencabut pembekuan atas organisasi yang kini dipimpin La Nyalla itu.

sumber: suaranews

Pelajaran dari Keislaman Tyrese Darnell Gibson dan Kemurtadan Lukman Sardi


Kemurtadan Lukman Sardi tentu tidak berefek apa-apa bagi Ummat Islam. Kemungkinan terbesar hanya ditinggalkan fansnya. Namun, jika kita sandingkan dengan keputusan Tyrese Darnel Gibson untuk masuk Islam, maka ada banyak pelajaran yang dapat kita ambil di Ramadhan nan mulia ini.
Jika Anda pernah menonton film Fast & Furious, barangkali nama aktor Tyrese Darnell Gibson sudah tak asing lagi. Yang unik dari Tyrese adalah, ia dikabarkan beralih agama menjadi Muslim pasca kematian aktor yang juga berperan dalam film sequel Fast & Furious beberapa waktu lalu, sebagaimana dilaporkan dalam acara TV Amerika Serikat (AS) The Deen Show pada Januari 2013. Ia mengaku telah merasakan kedamaian Islam yang mendalam saat sedang mengalihkan kesedihannya di Dubai, ketika kehilangan teman seprofesinya yang juga sudah dianggap dekat itu, sebagaimana dilansir zulfanafdhilla, Jum’at (19/6).
Sementara di Indonesia, merdeka.com, Kamis (18/6/2015) melaporkan bahwa aktor yang sempat memerankan K.H Ahmad Dahlan dalam film Sang Pencerah, Lukman Sardi mengaku telah berpindah agama. Dia kini beralih agama dari Islam menjadi Kristen.
Lukman mengatakan bahwa, “Saya lebih memilih menjadi percaya, sekitar 6 tahun lalu,” dalam kesaksiannya di GBI Ecclesia.
Kesaksian Lukman Sardi ini diunggah ke Youtube oleh akun Ikka LyFrans pada 24 Mei lalu. Lukman menegaskan, dia pindah agama ini tidak ada tekanan, termasuk dari istrinya, Pricillia Pullunggono yang memang beragama Kristen.
Lantas hikmah apa yang dapat kita petik dari kedua fenomena terkait aqidah tersebut? Jawabannya terdapat pada Al-Qur’an.
Firman Allah pada Surat Al-Jumu’ah ayat 8 rupanya menyapa orang-orang seperti Tyrese,
قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ ۖ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”.
Maka pasca kematian sahabat dekatnya, Paul Walker, dalam satu kecelakaan mobil, Tyrese begitu terpukul, lalu mencari siapa Penciptanya dan makna hidup yang sesungguhnya. Hingga ia akhirnya, selain merasakan kedamaian Islam dari keteladan Maxwell (musisi) dan Will Smith (aktor), ia juga menemukan sebuah penjelasan terkait kematian, tujuan hidup, dan Allah sebagai Pencipta dalam sebuah video yang diunggah Talk Islam pada YouTube bertajuk The Meaning of Life.
Tyrese menposting pengakuan bahwa dirinya beroleh jawaban dari video Talk Islam pada akun medsosnya.
Tyrese menposting pengakuan bahwa dirinya beroleh jawaban dari video Talk Islam pada akun medsosnya. (Foto: zulfanafdhilla)
Maka beruntunglah Tyrese yang kini dikabarkan telah mendapatkan hidayah, dan belajar dari kematian tragis yang dialami sahabatnya. Hal tersebut sesuai dengan firman Allah subhanahu wata’ala pada Surat Al-Isra ayat 15.
مَنِ اهْتَدَىٰ فَإِنَّمَا يَهْتَدِي لِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا ۚ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ ۗ وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّىٰ نَبْعَثَ رَسُولًا
Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang rasul.
Ayat di atas juga mengabarkan kepada kita bahwa mereka yang tersesat, apalagi murtad, maka dia menjadi rugi. Lebih beratnya lagi, orang yang murtad terancam dengan azab Allah yang mengerikan. Na’udzubillaahi min dzalik.
Selain itu, Allah juga tidak memberikan ampunan kepada orang murtad, sebagaimana termaktub dalam Qur’an Surat An-Nisa ayat 137.
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا ثُمَّ كَفَرُوا ثُمَّ آمَنُوا ثُمَّ كَفَرُوا ثُمَّ ازْدَادُوا كُفْرًا لَمْ يَكُنِ اللَّهُ لِيَغْفِرَ لَهُمْ وَلَا لِيَهْدِيَهُمْ سَبِيلًا
Sesungguhnya orang-orang yang beriman kemudian kafir, kemudian beriman (pula), kamudian kafir lagi, kemudian bertambah kekafirannya, maka sekali-kali Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka, dan tidak (pula) menunjuki mereka kepada jalan yang lurus.
Dengan demikian, mari kita terus berdoa agar ditetapkan dalam hidayah-Nya, sekalipun penuh dengan tantangan hingga kita tak lekang dari alfa. Pun selagi kita berada dalam bulan dimana semua doa orang yang shaum diijabah Allah subhanahu wata’ala, mari panjatkan doa,
رَبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِي لِلْإِيمَانِ أَنْ آمِنُوا بِرَبِّكُمْ فَآمَنَّا ۚ رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ
Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): “Berimanlah kamu kepada Tuhanmu”, maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti. [Qur’an Surat ‘Ali Imran: 193]
Semoga Allah mengokohkan aqidah Tauhid dalam dada kita semua, yang dengannya tak ada sedikitpun ruang bagi iming-iming dunia untuk membuat kita terlena dan meninggalkan Allah subhanahu wata’ala. Aammiin.
Sumber: Arrahmah

Islam Nusantara sebuah rekayasa?


(Arrahmah.com) – Bukan sesuatu yang kebetulan Islam Nusantara dipropagandakan secara masif oleh RI 1 Jokowi dengan melibatkan salah satu ormas berbasis massa besar serta Kemenag sebagai menteri penanggung jawab urusan agama. Mulai dari kontroversi baca Al Qur’an menggunakan logat Jawa hingga advokasi secara intens kelompok-kelompok minoritas seperti Ahmadiyah, Syiah, Baha’i dan lain sebagainya. Dan dugaan bahwa ada skenario besar yang menjadi grand design AS dan barat ikut mengintervensi berbagai negara termasuk Indonesia melalui isu-isu HAM dan pluralitas di antaranya benar-benar menjadi pertanyaan.
Nampaknya Islam Nusantara dimunculkan, bukan sebagai sebuah rumusan intelektual yang secara jujur dan obyektif digali dari akar sejarah Indonesia an sich. Melainkan juga menjadi argumentasi wacana intelektual kering narasi, yang dikembangkan berdasarkan pesanan AS dan barat. Melibatkan pemerintahan Jokowi beserta kabinetnya dan salah satu ormas islam besar sebagai propagandisnya. Sebuah grand design untuk mengendalikan peta konstelasi politik internasional. Terutama memposisikan Indonesia sebagai negara Muslim terbesar bernilai strategis secara politik, geografis, ekonomi, kultur dan sosial.
Sepak terjang Jokowi sebagai RI 1 mulai dari sebelum pilpres, pilpres hingga menjadi presiden, seperti cukup membuktikan keterlibatannya sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan yang banyak memfasilitasi kepentingan Asing dan Aseng. Diantaranya AS, Eropa, China dan Jepang. Bukan saja untuk agenda politik dan ekonomi yang tercermin dari kebijakan-kebijakannya yang lebih mengokohkan cengkeraman Asing dan Aseng. Melainkan juga agenda-agenda agama untuk memastikan jalan lapang dan aman kepentingan ekonomi politiknya tidak terkendala.
Islam Nusantara adalah sebuah rekayasa sosial kultural untuk membangun paradigma berpikir kaum muslimin di Indonesia agar tidak sensitif terhadap penjajahan asing dan aseng melalui para penguasa anteknya. Berkolaborasi dengan para pemimpin ormas islam yang mau dibayar. Ini menjadi sebuah strategi politik integral dan komprehensif untuk menancapkan kepentingan neo liberalis dan neo imperialis di satu sisi. Dan kepentingan menyapu bersih setiap ancaman yang berpotensi menggagalkannya di sisi yang lain. Dengan menggunakan strategi soft power maupun hard powerSoft power dalam bentuk membangun mind set (cara berpikir) tertentu sedemikian rupa hingga lahir pemikiran dan perasaan masyarakat yang tidak lagi kritis dan reaktif terhadap kepentingan Asing dan Aseng yang terimplementasi dalam beragam bentuk kebijakan. Sedang hard power adalah law enforcement (penegakkan hukum) melalui jerat hukum atau pendekatan keamanan menggunakan perundang-undangan. Dengan menggunakan kerangka perundang-undangan yang bersifat pro asing dan menikam rakyat.
Terlalu banyak contoh dan dengan penjelasan berulang-ulang untuk bisa menyatakan bahwa rezim Jokowi benar-benar sebagai rezim antek. Meski sebagian kalangan berpendapat sebagai sebuah keniscayaan dalam kaitan hubungan internasional. Salah satu contoh nyatanya adalah tetap diteruskannya pelaksanaan dari penanda tanganan Indonesia terhadap AFTA (Asian Free Trade Agreement) yang akan diterapkan secara mutlak pada 1 Januari 2016 di tengah ketidak berdayaan politik, ekonomi, budaya dan sosial bangsa dengan mayoritas muslim terbesar di dunia ini. Sebuah agreement yang meniscayakan Indonesia dengan kekayaan alam dan potensi pasar besar dengan populasi sekitar 250 juta siap menjadi obyek menarik untuk dieksplorasi dan dieksploitasi. Bukti ketidak siapan dan ketidak berdayaan itu diantaranya penyiapan pemenuhan hak sertifikasi profesi sebagai bentuk peningkatan kompetensi warga negara Indonesia di tengah persaingan tenaga kerja asing yang belum optimal.
Di bawah kementrian komunikasi dan informatika saja hanya ada 2 buah lembaga sertifikasi profesi di bawah Badan Nasional Sertifikasi Profesi yang siap memfasilitasi sertifikasi profesi melalui uji kompetensi. Diantaranya LSP Telematika Surabaya. Sementara terdapat jutaan tenaga kerja dari berbagai latar belakang profesi di berbagai kementrian yang belum tersertifikasi profesi. Di tengah implementasi UU Tenaga Kerja yang mengharuskan semua dunia usaha dan dunia kerja harus tersertifikasi profesi.
Sokongan AS terhadap pemerintahan Jokowi
Dokumen berbahasa Inggris dan sebagian terjemahan bahasa Indonesianya tersebar di jejaring sosial itu jelas menunjukkan bahwa Jokowi telah didukung dengan dana besar-besaran. Dalam penggalan dokumen tersebut antara lain disebutkan sebagai berikut :
Pertama, Amerika Serikat memberikan berbagai program bantuan kepada Indonesia di area-area seperti pendidikan, lingkungan, keadilan terhadap kejahatan dan anti-korupsi, anti terorisme, pendidikan dan pelatihan militer, serta demokrasi dan pemerintahan. Saluran utama bantuan ini adalah Departemen Luar Negeri, Badan Pengembangan Internasional A.S (USAID), Millennium Challenge Corporation (MCC), dan Korps Perdamaian.
Kedua, Sebagai contoh, Indonesia Compact dari MCC adalah program lima tahun senilai $600 juta yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan dan mengembangkan pertumbuhan ekonomi secara lebih luas.
Ketiga, Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah A.S. telah mengalihkan dukungan USAID ke berbagai program yang diberikan atau dilakukan secara langsung oleh berbagai organisasi serta badan di Indonesia, yang menyertakan masyarakat sipil serta bisnis setempat.
Keempat, Dalam Anggaran FY2016-nya, Departemen Luar Negeri menyebut Indonesia sebagai kemungkinan negara fokus dalam program Anti Ekstremisme Kekerasan.
Keempat, Indonesia juga disebut secara sama dalam Anggaran FY2015 Luar Negeri. Program pendanaan A.S. spesifik lainnya termasuk Pengendalian Narkotika dan Penegakan Hukum Internasional, Kesehatan Global, Pendidikan dan Pelatihan Militer Internasional, serta Badan Perdagangan dan Pembangunan A.S..
Selain mendokumentasikan kebijakan bantuan AS secara all out terhadap Indonesia, dokumen itu juga menyebut rekomendasi dari Komisi A.S. mengenai Kebebasan Beragama Internasional (USCIRF), sebuah Komisi yang diciptakan oleh Kongres Amerika ini merupakan badan penasihat pemerintah A.S yang independen dan bipartisan, yang memantau kebebasan beragama di seluruh dunia dan mengajukan berbagai rekomendasi kebijakan ke Presiden, Menteri Luar Negeri, serta Kongres. Rekomendasi terhadap pemerintah AS tersebut antara lain :
Mendorong Presiden Jokowi dan Menteri Lukman untuk memenuhi komitmen mereka dalam mengintroduksi undang-undang baru yang melindungi kaum agama minoritas, dan menawarkan bantuan teknis bila dibutuhkan;
Membuat kelompok kerja bilateral spesifik dalam pertemuan Kemitraan Komprehensif dengan Indonesia, untuk membicarakan hak asasi manusia, kebebasan beragama, dan masalah peraturan hukum, serta menetapkan tindakan konkret untuk menangani semua ini; Mengangkat kebutuhan untuk melindungi tradisi toleransi beragama dan pluralisme Indonesia bersama para pejabat Indonesia, dengan menangkap dan menghukum para individu yang menarget kelompok agama dengan tindakan diskriminasi dan kekerasan
Mendesak pemerintah Indonesia di tingkat pusat, provinsi, dan setempat, untuk menaati konstitusi Indonesia dan standar internasional dengan membatalkan Keputusan Kementerian Bersama mengenai komunitas Ahmadiyah dan semua larangan di tingkat provinsi terhadap praktik keagamaan Ahmadiyah, mengubah atau membatalkan Pasal 156(a) dari Hukum Pidana, serta membebaskan semua yang dihukum atas dasar “penyimpangan,” “merendahkan agama,” atau “penghujatan;” serta mengubah Keputusan Kementerian Bersama No. 1/2006 (Peraturan Pembangunan Rumah Ibadah) agar memberi hak bagi kaum agama minoritas untuk membangun dan memelihara rumah ibadah mereka;
Memprioritaskan pendanaan bagi program pemerintahan, masyarakat sipil, dan media yang mendukung kebebasan beragama, anti ekstremisme, membangun persekutuan antar kepercayaan, memperluas kemampuan pelaporan bagi para pembela hak asasi manusia, melatih para pejabat pemerintahan dan agama untuk melakukan mediasi perselisihan antar golongan, dan membangun kapasitas bagi advokat reformasi hukum, pejabat yudisial dan parlemen, agar dapat memenuhi kewajiban Indonesia secara lebih baik di bawah hukum hak asasi manusia internasional; dan
Membantu pelatihan polisi Indonesia dan petugas anti terorisme di semua tingkat, agar dapat lebih baik menangani konflik antar agama, kekerasan serta terorisme yang berkaitan dengan agama, termasuk kekerasan terhadap tempat ibadah, melalui praktik yang konsisten dengan standar hak asasi manusia internasional, dan secara bersamaan memastikan bahwa para petugas tersebut tidak terlibat dalam penyalahgunaan hak asasi manusia di masa lalu berdasarkan prosedur pemeriksaan Amendemen Leahy.
Sokongan pemerintah AS terhadap pemerintahan Jokowi pemimpin negeri mayoritas muslim terbesar dunia tersebut menggelitik sebuah pertanyaan besar tentang kaitan antara propaganda intens Islam Nusantara dengan kepentingan Asing yang berada di belakangnya. Karena tidak mungkin ada gelombang gerakan nasional tertentu jika tidak ada maksud terselubung di baliknya. Saatnya kaum muslimin memiliki kesadaran dan kepekaan tentang masa depan nasib yang dialaminya. Wallahu a’alam bis showab.
Oleh : Adil Nugroho (Pemerhati Sosial Politik)
Sumber: Arrahmah

Rakyat Semakin Sengsara, Jokowi Semakin Cengengesan

Minggu, 07 Juni 2015


Apabila suatu perkara diberikan kepada orang yang tidak berkompetent di bidangnya, maka tunggulah kehancurannya.

sepertinya statment di atas sangat jelas dan terlihat di era jokowi, di saat ekonomi semakin memburuk, bukannya berusaha memperbaiki, tapi malah mencari kambing hitam.

di era jokowi, sektor mana yang sudah lebih baik?
dari sektor olah raga, semenjak PSSI dibekukan dan persepakbolaan indonesia harus kena sanksi dari FIFA, maka saat itu juga prestasi semakin anjlok dan ribuan orang dirundung pengangguran.
dari sektor ekonomi, saya rasa tidak perlu dijabarkan, karena semua rakyat sudah tau, kecuali para pendukung buta yang tak punya rasa malu dan peduli lagi.

Naiknya harga kebutuhan pokok benar-benar menjadi ujian bagi daya tahan rakyat, karena kenaikan itu akibat politik ekonomi Presiden Jokowi menghapus subsidi bahan bakar minyak (BBM), dan berimbas pada anjloknya daya beli masyarakat.

Sekretaris Fraksi Partai Golkar (F-PG) DPR RI Bambang Soesatyo juga melihat ada pertaruhan lain yang dilakukan Presiden terkait dengan kompetensi dan kapabilitas pemerintahannya.
"Konsekuensinya, konsumsi dalam negeri merosot. Kinerja sektor swasta pun melemah, dan pemutusan hubungan kerja (PHK) mulai terjadi di mana-mana," ujarnya dalam pesan singkat yang diterima redaksi, Minggu (7/6).
Kinerja Pemerintah yang sudah berjalan delapan bulan pun terbilang buruk. Karena hingga pekan pertama Juni 2015, penyerapan anggaran diperkirakan baru 18 persen. Kalau penyerapan anggaran hingga akhir tahun jauh dari persentase ideal, maka Presiden Jokowi dan Kabinet Kerja akan dinilai tidak kompeten, apalagi kapabel.

Belum lagi kalau dilihat dari janji-janji yang tak satu pun direalisasikan, bahkan semua peraturan yang dibin pun dia langgar sendiri. kesederhanaan yang kata menjadi ciri khas hanya menjadi angan-angan dan isapan jempol.

Kediktatoran jokowi juga semakin terlihat, ketika para media bungkam tentang kebobrokan rezim ini, ketika para anti pemerintah ditutup mulutnya dengan sogok dan kebiadapan.
saat Sejumlah massa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Medan menggelar aksi di Jalan Kesawan, tepatnya di depan gedung London Sumatera. Dalam aksinya, mahasiswa mendesak agar Jokowi mundur dari jabatannya karena dinilai gagal dalam memimpin.

Namun, ketika menggelar aksi, suasana mendadak ricuh. Puluhan mahasiswa IMM yang mengenakan almamater merah terlibat bentrok dengan petugas.
Saat mahasiswa hendak membakar ban, tiba-tiba saja seorang pria berkemeja putih yang belum diketahui identitasnya memprovokasi.
"Kebetulan kami tadi mau bakar ban. Terus masuk polisi melarang kami," kata salah seorang mahasiswa IMM bernama Windy di RSUD Pirngadi Medan, Sabtu (6/6/2015) siang.
Ketika bensin disiram ke ban, awalnya mahasiswa tetap ngotot untuk melakukan pembakaran. Entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba saja ban terbakar dan bensin menyambar tubuh tiga orang mahasiswa IMM.
"Ketiga korban ini kawan kami bang. Mereka terdorong, terus tersambar api," ungkap seorang mahasiswa bernama Windy, Sabtu (6/6/2015) siang.
Ia menjabarkan, adapun ketiga korban masing-masing Ridwan, Aulia, dan Toto. Ketiganya merupakan anggota IMM Cabang Medan.
"Kalau Ridwan, dia luka bakar di tangan bang. Aulia luka di wajah, dan Toto luka bakar di kaki," kata mahasiswa FISIP ini.
Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, para korban kemudian dilarikan ke ruang IGD RSUD Pirngadi Medan. Hingga saat ini, para korban masih menjalani perawatan.

tapi sayangnya semua masukan yang diberikan tidak akan mempengaruhi pemerintahan jokowi yang memang sudah tidak dapat dinasehati, paling yang keluar dari para pendukungnya; "belum bisa move on juga?!"

lebih mengherankan lagi, banyak juga yang komentar, udahlah yang waras ngalah aja.

lah, kalo yang waras ngalah terus, lama-lama negeri ini dikuasai oleh para orang gila semua. Mauu????
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ekspresi Bebas Arowan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger