PENGHINAAN TERHADAP RASULULLAH SAW OLEH BOEDI OETOMO 1918

Senin, 03 Desember 2018


Prof. Ahmad Mansyur Suryanegara

SATU ABAD (1918-2018) PENGHINAAN TERHADAP RASULULLAH SAW OLEH BOEDI OETOMO 1918 - DIULANG  DENGAN PENGHINAAN ISLAM OLEH AHOK (2016). DIULANG LAGI  DENGAN PEMBAKARAN BENDERA RASULULLAH SAW  DI UPACARA HARI SANTRI OLEH BANSER LIMBANGAN GARUT JABAR  2018.

ALLAH MURKA, DIBANGKITKANLAH KEBERANIAN UMAT ISLAM , walau sedang terjajah oleh Kerajaan Protestan Belanda,  dengan terbentuknya DEMO AKBAR,  TENTARA KANDJENG RASOELOELLAH SAW. Menuntut Keadilan kpd Penerintah Kolonial Belanda (1918) yang membiarkan pelaku penghinaan thd Rasulullah saw.

SERATUS TAHUN KEMUDIAN, HARI INI, ALLAH YANG MAHA KUASA, MEMBANGKITKANLAH KEBERANIAN DAN KEIKHLASAN HATI UMAT ISLAM, untuk Mengadakan   DEMO SUPER DAMAI, REUNI 212 SILATURRAHIM DI MONAS JAKARTA, 2 DESEMBER 2018.
SEJARAH  BERULANG. Mengapa. Apa, Di mana,  Bilamana,  dan Bagaimana?

BOEDI OETOMO didirikan, 20 Mei1908. Oleh Siswa Bangsawan STOVIA di Batavia atau Jakarta, sebagai Reaksi thdp bangkitnya gerakan edukasi kalangan para HABIB dan  SYAYID dgn gerakan  DJAMIATUL CHOIR (17 Juli 1905) di Tanah Abang Krukut, Betawi atau Jayakarta.

Didirikanlah gerakan edukasi dgn Guru Guru Tanpa Honor,  oleh Syayid Al Fakhir bin Abdurrahman Al Mashur, Sayid Muhammad bin Abdullah bin Syihab, Syayid Idrus bin Ahmad bin Syihab, dan Syehan Abdullah bin Syihab.

Gerakan Pendidikan yang dipelopori kalangan Bangsawan Arab,
DJAMIATOEL CHOIR ( 17 Juli 1905) dikembari oleh siswa bangsawan Jawa, dgn nama yang mirip, dgn bahasa budaya Jawa,   BOEDI OETOMO ( 20 Mei 1908).

Para Syayid atau Bangsawan Arab, dgn gerakan edukasinya,  dikembari dgn memberikan fasilitas Siswa Bangsawan Jawa dari STOVIA, Soetomo dkk nya.

BOEDI OETOMO, melancarkan aksi penghinaan thd RASULULLAH SAW sbg PENZINA dan PEMABUK. Melalui Buletin DJAWI HISWORO ( 11 Jan 1918).  Mengapa ?

HOS TJOKROAMINOTO, HADJI AGOES SALIM, ABDIEL MOEIS, WIGNJADISASTRA, DEWI SARTIKA, melalui NATIONAL CONGRES ( Natico) CENTRAL SJARIKAT  ISLAM ( CSI), di Gedung Concordia atau Gedung Merdeka, 16-24 Juni 1916, menuntut Zelf Bestuur, Pemerintahan  Sendiri atau Indonesia Merdeka serta Indonesia Berparlemen.

Pemerintah Kol. Belanda sbg kepanjangan tangan imperialis Kerajaan Protestan Belanda, kedua-duanya menolak tuntutan Natico CSI di Bandung Jsbar. Sangat ketakutan bila umat Islam bersatu. Maka, Martodharsono dan Djojodikoro, melalui Buletin Djawi Hisworo, melancarkan penghinaan thd Rasulullah saw.

Diluar perhitungan Boedi Oetomo, ALLAH membangkitkan keberanian Umat Islam menjawabnya,  dgn DEMO AKBAR  TENTARA KANJENG RASOELOELLAH SAW.

Saat itu, Demo tidak lagi menggunakan  nana organisasi apapun dan nama  Indonesia  dari manapun. Tumbuh seperti jamur tertimpa hujan, istilahnya saat itu. Umat Islam bangkit bersatu bersama.

Pemerintah Kol. Belanda, bingung gemetaran ketakutan. Eropa sedang terbakar Perang Dunia I (1914 - 1918). Kerajaan Protestan Belanda netral. Tapi takut kebangkitan Islam yang dipimpin oleh RATU ADIL HOS TJOKROAMINOTO. Rakyat saat itu percaya, HOS TJOKRIAMINOTO sbg RATU ADIL.

Sejarah terulang lagi. Timbullah  Gerakan  Islam Nusantara, Anti Arab setelah Demo Super Damai, 2 Desember 2016 yang sangat dahsat dipimpin oleh HRS thd penghinaan Agama Islam oleh Ahok. Walau pelaku penghina Agama, dijatuhi hukuman. Tapi penjaranya beda.

Tiba tiba diulang lagi, di Limbangan, Garut, Jabar, pembakaran BENDERA RASULULLAH SAW, di Hari Santri. Oleh Pengadilan,  pelakunya dijatuhi Hukuman 10 hari.

ALLAH YANG MAHA KUASA, memperlihatkan kembali MAHA KUASA dan MAHA PERKASANYA. Berjuta halangan yang dibuat oleh Pemerintahan, dikecilkan dgn  digerakkanlah UMAT ISLAM tua, muda, pria, wanita, dan Tuna Netra, para Pedagang Kelapa,  dllnya dgn DANA PRIBADI dan KEMAUAN DIRI SENDIRI,  mengadakan  REUNI 212 DEMO SUPER DAMAI  SILATURRAHIM, 2 -12- 2018.

Dihilangkannya RASA TAKUT UMAT ISLAM. Dilarangnya Perusahaan Bus,  dilarang mengangkut Umat Islam Peserta Demo. Dijawabnya dgn Jalan Kaki. Membludaklah Bandara Udara  Laut, Darat,  Relawan Demo yang dipimpin oleh MALAIKAT. Langit pun tersibak. Bersih tanpa ada hujan. Siapa dan mengapa ?

ULANG TAHUN SATU ABAD PENGHINAAN THDP  ISLAM  dan RASULULLAH SAW  (1918 -2018).

ALLAH TELAH MENETAPKAN. AKU DAN RASUL RASULKU PASTI MENANG. ALLAH MAHA KUAT DAN MAHA PERKASA  ( QS 58 :21).

************
Sumber Buku Api Sejarah
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ekspresi Bebas Arowan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger